Secara umum Konfigurasi Lampu Penerangan Jalan Dengan Solar Cell meliputi beberapa komponen utama yaitu:

  1. Solar Modul atau biasa disebut juga modul Photovoltaic, adalah peralatan yang dapat menghasilkan energi listrik yang bersumber dari energi matahari sehingga energi yang dihasilkan merupakan energi yang terbarukan (renewable energy). Solar modul ini pada siang hari akan menghasilkan energi listrik yang kemudian disimpan dalam baterai sehingga sewaktu-waktu dapat dipergunakan.
  2. Battery, digunakan untuk menyimpan energi listrik yang dihasilkan oleh Solar Modul pada siang hari dan selanjutnya dipergunakan untuk menyuplai beban.
  3. Solar Charge Controller, Merupakan alat yang digunakan untuk mengatur proses pengaliran dan penyimpanan energi dari dan ke baterai termasuk mengatur proses pengisian energi listrik dari solar modul ke baterai dan pemakaian energi listrik dari battery ke lampu LED. Di samping itu Charge Regulator juga mengatur waktu nyala dari lampu LED yaitu dari sore hari hingga pagi hari.
  4. Lampu LED adalah sumber cahaya yang berfungsi mengubah energi listrik DC dari Battery menjadi energi cahaya.
  5. Tiang Lampu adalah tiang yang digunakan untuk menyangga semua komponen di atas dengan konstruksi tertentu.

TANDAR PENERANGAN LAMPU JALAN

Satuan Penerangan Sistem Internasional yang digunakan adalah:

  • Tingkat/Kuat Penerangan (Iluminasi – Lux), didefinisikan sebagai sejumlah arus cahaya yang jatuh pada suatu permukaan seluas 1 (satu) meter persegi sejauh 1 (satu) meter dari sumber cahaya 1 (satu) lumen.
  • Intensitas Cahaya adalah arus cahaya yang dipancarkan oleh sumber cahaya dalam satu kerucut (”cone”) cahaya, dinyatakan dengan satuan unit Candela.
  • Luminasi adalah permukaan benda yang mengeluarkan/memantulkan intensitas cahaya yang tampak pada satuan luas permukaan benda tersebut, dinyatakan dalan Candela per meter persegi (Cd/m2).
  • Lumen adalah unit pengukuran dari besarnya cahaya (arus cahaya).

PRINSIP KERJA LAMPU PENERANGAN JALAN TENAGA SURYA

Prinsip Kerja Lampu Penerangan Jalan Dengan Solar Cell dapat diuraikan sebagai berikut:

  1. Pada Lampu Penerangan Jalan Dengan Solar Cell, sumber energi listrik yang dihasilkan oleh Modul Surya (PV) berasal dari proses penyinaran matahari. Besar energi yang dihasilkan oleh PV sangat tergantung kepada intensitas penyinaran matahari yang diterima oleh PV dan efisiensi cell. Intensitas matahari maksimum mencapai 1000 Watt/m2, dengan efisiensi cell 18% maka daya yang dapat dihasilkan oleh PV adalah sebesar 180 Watt/m2.
  2. Energi listrik yang dihasilkan oleh Modul Surya (PV) pada siang hari akan disimpan dalam baterai. Proses pengisian energi listrik dari PV ke baterai diatur oleh Charge Regulator agar tidak terjadi over charge maupun over discharge.
  3. Selanjutnya energi yang tersimpan dalam baterai digunakan untuk menyuplai beban berupa lampu LED saat dibutuhkan yang diatur oleh Charge Regulator.
  4. Proses penyalaan lampu LED terjadi saat intensitas penyinaran matahari pada PV tidak lagi menghasilkan energi listrik dan pemadaman lampu LED saat intensitas penyinaran matahari pada PV menghasilkan energi listrik yang diatur oleh Charge Regulator dengan waktu penyalaan diatur secara otomatis.
  5. Sistem Lampu Penerangan Jalan Dengan Solar Cell memiliki beberapa kelebihan antara lain memiliki life time lampu yang tinggi rata-rata ≥ 50.000 jam, tegangan kerja lampu dc sehingga tidak memerlukan inverter, sistem pengkabelan yang sederhana, energi yang dihasilkan termasuk energi terbarukan, dapat digunakan di kota maupun di desa yang tidak terjangkau listrik PLN. Adapun kekurangannya antara lain memiliki keterbatasan daya solar modul karena bertambah besar daya solar modul bertambah luas penampangnya sehingga membutuhkan struktur tiang yang besar, tidak dapat digunakan untuk posisi lampu yang relatif tinggi, kapasitas energi yang dapat disimpan pada baterai terbatas karena membutuhkan struktur tiang yang besar.

BLOK DIAGRAM LAMPU PENERANGAN JALAN TENAGA SURYA

SOLUSI GOSURYA

Gosurya merancang penerangan jalan umum untuk range dari terkecil 20 watt hingga 100 watt, dengan berbagai macam type PJUTS seperti All in One , Two in One maupun customized PJUTS.